Berbeda dengan perguruan
tinggi negeri lain, perguruan tinggi kedinasan STAN tidak mengggunakan system
passing grade dalam penerimaan mahasiswa/i baru. Dalam menerima mahasiswa baru
didasarkan pada hasil ujian saringan masuk (USM) yang dirangking secara nasional
dengan komputerisasi setelah nilai rata-rata minimal terpenuhi. Nilai rata-rata
minimal yang dipersyaratkan adalah 7,0 dari ujian tertulis dan bukan hasil
pembulatan, sehingga nilai rata-rata 6,99 tidak memenuhi syarat untuk mendaftar.
Jumlah mahasiswa yang
diterima dari tahun ke tahun mengalami fluktuasi yang sangat signifikan,
misalnya jumlah yang diterima tahun 2005 sekitar 3.600 mahasiswa (dari kurang
lebih 70.000 pendaftar), sedangkan yang diterima tahun 2006 sekitar 2.367
mahasiswa (dari kurang lebih 120.000 pendaftar), Jumlah pendaftar tahun 2007
sebanyak 125.000 dengan jumlah diterima sebanyak 2.200 mahasiswa, sehingga sulit
ditentukan perbandingan jumlah yang mendaftar dengan jumlah yang diterima.
Setiap peserta harus bersaing dengan sekitar 25 sampai 50 peserta lain untuk
memperebutkan satu kursi pada masing-masing jurusan.
Jumlah mahasiswa yang
diterima tiap jurusan juga berubah-ubah setiap tahun, karena didasarkan pada
formasi kosong masing-masing unit kerja eselon I yang disusun 5 tahun sebelum
penerimaan.
Jadi mau memilih jurusan apa
yang peluang diterima paling besar, akan kembali pada kesiapan dan kemampuan
masing-masing peserta. Jika Anda belum diterima tahun ini masih ada kesempatan
untuk mencoba lagi tahun depan dengan persiapan dan bekal yang lebih matang !,
karena banyak yang diterima setelah mengikuti ujian hingga 3 kali.
Doni salah seorang mahasiswa
akuntansi tingkat II tahun 2007 berkomentar, walau pendaftar STAN sangat banyak,
namun kebanyakan hanya sebagai penggembira saja, karena yang benar-benar
mempersiapkan diri hanya sedikit.